"Gw punya kejutan buat lo! Bahkan gw sendiri aja terkejut.."


Ceritanya sweet mau ngasi bunga hidup biar nggak cepet mati, biar makin hari bunganya tambah banyak. Eh yang dipesen bunga matahari, padahal gatau bunga matahari pohonnya segede apa. Hahaha luar biasa memang satu ini. Abis itu nggak bisa berenti ketawa-ketawa.

Tapi tetep the sweetest thing I’ve ever got! This kinda made my day! :D

Put, kalo mau cari pasangan hidup itu mesti yang karakternya ada bedanya, tapi punya visi yang sama.

Prahastia, mahasiswa S2 psikologi, sobat sejak SD yang bentar lagi mau nikah :’)

To see the world, things dangerous to come to, to see behind walls, to draw closer, to find each other and to feel. That is the purpose of life.

from The Secret Life of Walter Mitty (via riantitiarasari)

Meracau.

Rasanya udah lama banget nggak ngepost di sini. Setiap kali mau pasti ujung-ujungnya malah nggak jadi entah kenapa. Kalo dipikir-pikir mungkin karena belakangan ini saya nggak bener-bener tau apa yang harus saya diceritain, entah sedih atau bahagia, kayaknya lebih tepatnya bingung deh. Kalo dibaca-baca lagi, saya inget banget kapan dan kenapa saya ngepost post-post itu. Post-post itu kebanyakan saya post karena memang saya merasa hal itu yang harus saya post saat itu (ini kebanyakan kata post deh). Kadang ngerasa iri, kadang nggak mau kalah sama orang-orang yang pada saat itu berada di keadaan yang sama dengan saya, lalu saya reblog post mereka karena saya tahu banget harusnya saya juga ngepost hal yang sama. Hal kayak gitu berlangsung beberapa lama sampai akhirnya mulai males sama pencitraan dan akhirnya berenti dan mencoba ikut senang aja sama kebahagiaan orang lain.

Sebenernya saya ngerasa kayak agak bullshit gitu loh kalo bilang kita nggak ngertiin diri kita ini maunya apa, apa yang diri sendiri rasain. Tapi gimana ya, saya juga sering banget ngerasa gitu. Parah-parahnya ngerasa dihkianatin sama hati sendiri, dikhianatin sama otak sendiri. Eh, atau otak menghianati hati ya? Ya pokoknya gitu lah. Kayak, “Udah tau begini, kenapa tetep dilakuin? Udah tau begitu kenapa malah melakukan ini?”. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu yang sering muncul ke diri sendiri. Orang-orang sering banget bilang, “Ikuti kata hatimu!”. Tapi sekarang saya malah berada pada titik nggak bisa percaya sama hati sendiri. Awalnya sih ngerasa kalo otak ini selalu sotoy, selalu salah menerjemahkan maksud hati tapi ujung-ujungnya malah jadi mikir jangan-jangan hati yang salah.

Saya yakin banget kalo nggak punya alesan untuk nggak bahagia selama ini, termasuk sekarang ini. Allah, saya bahagia saat ini. Bahagia yang entah kenapa rasanya belum pernah saya rasain sebelumnya. Bahagia dari salah satu kejutan hidup yang nggak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahagia karena untuk pertamakalinya merasakan tersipu paling dahsyat seumur hidup sampe nggak sanggup menatap wajah seseorang. Bahagia karena ternyata ada orang yang ngerti dan melakukan hal-hal yang saya mau tanpa saya pernah mengatakan apapun. Tapi satu hal, saya takut. Saya sangat takut kalau ternyata salah, takut kalo terlalu sotoy, takut kalo semua ini hilang nantinya. Saya pengen bahagia ini bukan lagi bahagia yang suatu saat ingin saya tinggalkan walaupun dengan penyesalan berkepanjangan, bukan lagi bahagia melihat fatamorgana di padang pasir dari kejauhan padahal sedang berada di lautan. Sesuatu yang selalu berusaha saya hindari, sekeras apapun saya menyangkal, tapi justru malah semakin mendekat dan menjatuhkan saya sangat dalam hanya dengan sekali hentakan. Sampai pada titik ini saya ingin menyerah, menyerah untuk bangkit dan menikmati ini semua karena saya bahagia. Saya bahagia, ya Allah. Mungkin saya egois, tapi saya mau kebahagiaan ini nggak akan pernah hilang. Saya mau kebahagiaan saya bukanlah kesedihan untuk orang lain, kepada orang-orang yang saya sayang. Saya mau kebahagiaan saya nggak memberikan dampak negatif pada apapun dimanapun. Saya mau setiap detik saya bahagia, setiap detik itu juga orang-orang di dekat saya bahagia. Terakhir, saya ingin bahagia tanpa rasa takut.

Kadang kita tidak bisa meminta dengan siapa kita akan jatuh cinta, dan menikmatinya begitu saja.

menemukan kalimat ini di salah satu liked posts :)

mirip/nggak?

  • Perbincangan dengan 2 orang teman Ipap, tanpa Ipap.
  • O: ooh ini teh anak hendi? naha nteu jiga hendi?
  • R: masa sih om?
  • J: iyaaa nggak mirip, nggak mirip hendi nggak mirip iyang..
  • R: ohya?
  • J: iyaa, papa kamu putih kan?
  • R: iyaa
  • J: lah kamu nggak kan?
  • R: err iya siiih.. *syit*
  • O: eh tapi kalo diperhatiin lama2 mirip deng..
  • R: hahahha.. -__-

ke hatimu

  • ceritanya lagi jalan kaki mau cari makan malem gara2 tempat yang dituju tutup
  • x: duuh mau ke mana dong bingung!
  • y: kanan atau kiri?
  • x: hmm kemana yaa, terserah lo deh..
  • y: ke hatimu aja gimana?
  • x: boleh, terus abis itu di hati mau ngapain?
  • y: ....
  • x, y: hahahahahahaha

Shock Me Into Love

No, I never knew that I could feel this way
No, I never had it running through my veins
No, I never thought that it could be enough
Suddenly you, you shock me into love

Electricity shoots from you to me~

Sometimes you’re afraid to become a couple because you are afraid of losing what you already have with that person. But life is all about risks and it requires you to jump. Don’t be a person who has to look back and wonder what they would have, or could have had. No one waits forever.

Daily Relatable Love Quotes (via thelovewhisperer)

Only once in your life, I truly believe, you find someone who can completely turn your world around. You tell them things that you’ve never shared with another soul and they absorb everything you say and actually want to hear more. You share hopes for the future, dreams that will never come true, goals that were never achieved and the many disappointments life has thrown at you. When something wonderful happens, you can’t wait to tell them about it, knowing they will share in your excitement. They are not embarrassed to cry with you when you are hurting or laugh with you when you make a fool of yourself. Never do they hurt your feelings or make you feel like you are not good enough, but rather they build you up and show you the things about yourself that make you special and even beautiful. There is never any pressure, jealousy or competition but only a quiet calmness when they are around. You can be yourself and not worry about what they will think of you because they love you for who you are. The things that seem insignificant to most people such as a note, song or walk become invaluable treasures kept safe in your heart to cherish forever. Memories of your childhood come back and are so clear and vivid it’s like being young again. Colours seem brighter and more brilliant. Laughter seems part of daily life where before it was infrequent or didn’t exist at all. A phone call or two during the day helps to get you through a long day’s work and always brings a smile to your face. In their presence, there’s no need for continuous conversation, but you find you’re quite content in just having them nearby. Things that never interested you before become fascinating because you know they are important to this person who is so special to you. You think of this person on every occasion and in everything you do. Simple things bring them to mind like a pale blue sky, gentle wind or even a storm cloud on the horizon. You open your heart knowing that there’s a chance it may be broken one day and in opening your heart, you experience a love and joy that you never dreamed possible. You find that being vulnerable is the only way to allow your heart to feel true pleasure that’s so real it scares you. You find strength in knowing you have a true friend and possibly a soul mate who will remain loyal to the end. Life seems completely different, exciting and worthwhile. Your only hope and security is in knowing that they are a part of your life.

Bob Marley

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah putera dari kecocokan jiwa. Dan jikalau itu tiada, cinta takkan pernah tercipta, dalam hitungan tahun, bahkan milenia.

Kahlil Gibran